Beranda Blogging Bedanya Hosting dan Domain Dalam Sebuah Website

Bedanya Hosting dan Domain Dalam Sebuah Website

128
0

Perbedaan antara domain dan hostingBedanya Hosting dan Domain Dalam Sebuah Website – Saat kita mulai tertarik untuk membuat dan mencari tau soal website atau blog, kita akan dihadapkan dengan beberapa istilah yang mungkin asing bagi orang awam.

Dua istilah dasar yang paling sering disebutkan dalam tutorial membuat website adalah “hosting” dan juga “domain”. Karena memang jika kita ingin membangun sebuah blog atau website dengan menggunakan (misalnya) platform WordPress.org, maka kita akan membutuhkan domain dan hosting sebagai syarat utamanya.

Apa Perbedaannya?

Perbedaan antara kedua istilah tersebut tentu akan lebih mudah untuk dijabarkan jika kita mengetahui peran dan definisi dari masing-masing istilah itu. Dan agar tak terlalu membuat anda pusing, disini saya akan menjelaskan dengan menggunakan bahasa yang disederhanakan agar lebih mudah dimengerti oleh pemula.

Singkatnya, domain adalah nama atau alamat dari website yang kita buat. Sebuah blog atau website, pasti memiliki alamat url yang disebut juga sebagai domain. Seperti blog ini misalnya, domain dari blog ini adalah vionlin.com.

Nah jika anda ingin mengunjungi blog ini, maka anda cukup mengetikkan alamat domain vionlin.com dari browser di perangkat seperti laptop atau smartphone, maka browser akan langsung membukakan halaman blog ini.

Tentu saja, perangkat yang ada gunakan juga harus sudah terkoneksi di internet …

Saat ini, sudah terdapat banyak sekali ekstensi domain yang bisa kita pilih. Bukan hanya ekstensi .com atau .net saja, tapi ada juga berbagai ekstensi seperti .info, .xyz, .biz, .org, .me, atau ekstensi domain negara macam .id, .co.id, .web.id, sch.id dll.

Domain adalah identitas dari sebuah blog atau website yang juga bisa menjadi branding. Maka dari itu, bagi saya sangat penting untuk memilih nama domain dengan hati-hati karena nantinya nama tersebut akan melekat secara permanen di blog atau website yang kita kelola.

Memang sih, di kemudian hari kita bisa mengganti dan mengarahkan domain lama ke domain yang baru jika kita ingin melakukan re-branding. Akan tetapi, hal itu akan sedikit merepotkan baik dalam proses perpindahannya, maupun proses memperkenalkan kembali domain baru tersebut.

Oleh karena ia merupakan salah satu bagian dari branding, maka sangat penting untuk memilih nama domain yang mudah diingat. Saya pribadi selalu mengusahakan untuk memilih nama domain yang tidak terlalu panjang.

Subdomain

Nama domain yang langsung disambung dengan ekstensinya, disebut juga sebagai Top Level Domain (TLD). Sedangkan kalau misal nama domain yang kita pilih adalah bagian dari domain utama, maka ia disebut sebagai subdomain.

Jika kita membuat blog gratisan misalnya di platform blogger (blogspot), kita akan mendapatkan subdomain yang bisa kita pilih, contohnya domainkamu.blogspot.com. Nah itu artinya, domain pada blog yang kita buat tersebut adalah bagian dari blogspot.com.

Hosting

Lain domain, lain pula hosting. Selain domain, sebuah website juga membutuhkan hosting. Kalau domain adalah nama atau alamat dari website kita, maka hosting adalah tempat atau rumah bagi website.

Artinya, hosting adalah tempat dimana kita menyimpan semua file yang dibutuhkan oleh website. Termasuk didalamnya adalah tempat kita menyimpan gambar, konten tulisan, hingga tampilan dari website itu sendiri. Hosting inilah yang nantinya akan menghubungkan website kita ke internet.

Sehingga, agar website dapat diakses, sebuah domain harus dihubungkan dengan hosting. Berikut adalah ilustrasi sederhananya:

Domain dan hostingKetika kita mengetikkan nama domain, maka domain tersebut akan meminta hosting untuk mulai memuat halaman yang nantinya akan ditampilkan pada layar perangkat yang kita gunakan …

… Dengan catatan, domain tersebut sudah dihubungkan ke hosting.

Jadi kalau diibaratkan, domain tanpa hosting itu seperti sebuah “alamat palsu”. Alamatnya ada, tapi rumahnya tidak ada. Sedangkan hosting tanpa domain, itu ibarat rumah tanpa alamat. Rumahnya ada, tapi tidak memiliki alamat dan tidak ada akses jalan.

Dan ya, bisa dikatakan bahwa hosting adalah hal yang paling penting bagi sebuah website, seperti yang sudah pernah saya jelaskan pada halaman peran hosting pada sebuah website dan blog. Saya sarankan anda juga membaca halaman tersebut agar lebih paham mengenai hal ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here